Assalamualaikum Pada suatu hari, ada seorang pemuda yang hidup sebatang kara. Pendidikan rendah, hidup dan bekerja sebagai petani milik tuan tanah yang kaya raya. Walaupun hidupnya sederhana tetapi sesungguhnya dia dapat melewati kesehariannya dengan baik. Pada suatu ketika, si pemuda merasa bosan dengan kehidupannya. Dia tidak dapat memahami, untuk apa sebenarnya hidup di dunia ini. Setiap hari bekerja di ladang orang demi mendapatkan sesuap nasi. Hanya sekadar melewati hari untuk menunggu bila saatnyaa akan mati. Pemuda itu merasa hampa, putus asa, dan tidak memiliki erti. “Daripada tidak tahu hidup ini untuk apa dan hanya menunggu mati, lebih baik aku mengakhiri saja kehidupan ini,” katanya dalam hati. Dia pun menyiapkan seutas tali dan berniat menggantung diri di sebatang pokok. Pokok yang dituju, saat melihat gelagat seperti itu, tiba-tiba menyela lembut. “Anak muda yang tampan dan baik hati, tolong jangan menggantung diri di dahanku yang telah berumur ini. Sayan...
Penulis : Anuar Kunbanie