Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

Diam kerana Kecewa.

Assalamualaikum. Beberapa hari ini, banyak yang bertanya kenapa aku suka menutup mulut (diam). Walaupun mereka tidak bertanya langsung kepada aku, tapi aku dapat membaca semua itu. Melalui Blog ini, aku akan cuba menjawab pertanyaan itu. Aku lebih sering memilih untuk diam kerana aku memang pendiam. Dan satu hal yang selalu buat aku diam kerana terkadang pertanyaan-pertanyaan yang aku lemparkan kepada mereka yang "katanya" ahli dalam hal tersebut tidak di jawab sesuai dengan yang aku inginkan. "Ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan, itu akan menghasilkan kekecewaan." Itulah yang aku rasakan saat ini. 

Kekayaan Sejati

Assalamualaikum. Seorang saudagar tua keluar dari rumahnya yang megah bak istana, tampak seorang anak muda duduk murung didepan tua. Sebentar-sebentar menghela nafas panjang. Si saudagar menghampiri dan bertanya, "Anak muda, mengapa mukamu begitu murung? Apakah kamu sedang ditimpa kemalangan?" Sambil menggelengkan kepala dia menjawab, "Aku orang miskin, nasib ku jelek, tidak punya rumah, tidak punya pekerjaan, sering kelaparan. Bagaimana aku tidak murung?" "Hahahahaha! Seharusnya kamu gembira kerana sebenarnya kamu kaya!" kata saudagar. "Tolong pak tua jangan mempermainkan aku. Aku tidak sedang bergurau." kata si pemuda dengna sedikit marah. "Baiklah, aku ingin bertanya. Jika aku membayar 10 tahil emas, mahukah kamu menukarkan kesihatan badanmu dan besok kamu menderita sakit?" "Aku tidak mahu!" Jawab pemuda. "Jika aku bayar lagi 20 tahil emas, mahukah kamu menukarkan keremajaanmu dan besok kamu berubah menjadi tua?...

Hati Sang Ibu

Assalamualaikum. Alkisah di sebuah kerajaan, sang raja sangatlah mencintai rakyatnya. Dia memerintah dengan bijaksana, semua rakyatnya hidup damai dan berbahagia. Hingga suatu hari raja merasa risau hatinya kerana seorang ibu yang tidak bahagia. Si ibu tua ini telah bertahun-tahun tidak tertawa. kehidupannya hanyalah dengan bermurung saja dan tampak kecemasan di wajahnya. Meski telah dicuba dengan berbagai cara, tetap saja tak ada yang mampu membuat sang ibu tua itu tertawa. Ibu tua mempunyai dua orang anak. Keduanya adalah seorang saudagar yang sukses. Yang sulung adalah saudagar payung, dan si bungsu adalah saudagar kasut. Bila musim hujan tiba, Ibu tua khawatir kasut si bungsu tidak laku. Apabila musim panas tiba, ibu tua mengkhawatirkan payung si sulung tidak laku. Maka hidup si ibu selalu diliputi kekhawatiran dan kecemasan sehingga dia tidak mampu gembira dan tertawa. Mendengar khabar ini, sang raja memanggil para menterinya untuk membantu kesulitan si ibu. Kata sang raja pada...

PIKK (Pekan Intelektual & Kreativitas Kader)

Assalamualaikum. Pada tanggal 29 April 2013, hari jumaat. Aku dan kawan-kawan yang ada dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah telah pergi ke suatu daerah yang dikenal dengan nama "SINJAI". Tujuan kami ke sana adalah untuk mengikuti kegiatan PIKK (Pekan Intelektual & Kreativitas Kader). Dalam PIKK, ada banyak kegiatan yang dilaksanakan. Didalam bidang Intelektual, ada Orasi ilmiah dan Debat kader. Didalam bidang Kreativitas pula, ada Akustik, Puisi, dan Teater. Dan terakhir bidang Olahraga, ada Tenis Meja (pingpong), Futsal, Takraw dan Volley (bola tampar). Kami berhasil memenangkan juara II dalam Orasi Ilmiah dan Debat kader, dan Juara III dalam Teater. Tahu tidak, kalau kami ke sana tanpa ada sedikitpun persiapan. Kami berangkat ke sana dengan modal nekad. Walaupun kami berhasil memenangkan Juara II & III, kami semua sangant bersyukur kerana dapat membawa beberapa piala hanya dengan modal nekad. Disana, aku dapat belajar banyak hal mengenai kehidupan. Disana ju...

Cinta Sejati

Assalamualaikum. Dikisahkan di sebuah rumah mewah yang terletak di pinggi kota, hiduplah sepasang suami isteri. Tampak dari luar, mereka adalah pasangan yang bahagia dan jiran-jiran pun tahu bagaimana perjuangan mereka meraih kehidupan mapan seperti saat ini. Sayangnya kurun waktu 10 tahun pernikahan, mereka belum juga dikurniakan seorang anak yang sangat diharapkan. Walaupun masih saling mencinta, si suami berkeinginan untuk menceraikan isterinya kerana dianggap tidak mampu memberikan anak seabgai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan sengit dengan sedih dan berduka, si isteri akhirnya menyerah pada keputusan suaminya untuk bercerai. Dengan perasaan tidak menentu, suami isteri itu pun menyampaikan berita perceraian mereka kepada kedua orang tua mereka. Meski pun orang tua mereka tidak setuju, tetapi tampaknya keputusan bulattelah diambil si suami. Setelah berbincang-bincang diantara orang tua, mereka dengan berat bersetuju dengan perceraian tersebut tapi dengan satu syarat. ...

Lebah Kecil

Assalamualaikum, Di pagi yang cerah, diantara rindang yang pepohonan tampak seekor burung helang sedang bermalas-malasan berheat di sebatang pohon. Selama beberapa hari, burung helang berulang kali hinggal di dahan pohon yang sama kerana tertarik mengamati kegiatan sekumpulan lebah yang terlihat sibuk berkerja bersama-sama membuat sarang yang berjuntai di dahan sebatang pohon. Tampak seekor lebah sementara terbang hinggap diantara bunga-bunga yang mekar menghisap madu dan terbang kembali ke dahan, memberikan madu ke sarangnya. Dan begitu seterusnya. Burung helang dengan tidak sabar menegur seekor lebah yang sedang terbang didekatnya. "Hai lebah kecil. Kamu sibuk terbang dari satu bunga ke tempat sarangmu. Apa yang sedang kami kerjakan?" Lebah pun menjawab, "Aku dan kawan-kawan sedang membuat sarang." "Untuk apa kalian sibuk membuat sarang sebesar itu? Umur lebah kan sangat pendek? Sudahlah, tidak perlu bersusah-susah berkerja. Santai-santai saja dan nikmati ...

Berani Bermimpi

Assalamualaikum. Dikisahkan di sebuah desa miskin ada satu sekolah rendah. Hanya sedikit muridnya kerana kebanyakan anak-anak membantu orang tuanya mencari nafkah. Hari itu, salah satu cikgu sedang nmemberi pelajaran mengarang. "Murid-murid, tugas hari ini adalah mengarang dengan judul Cita-citaku." Seorang murid merasa gembira mendengar judul yang menentang itu. Maka dengan cepat, dia menulis dibukunya tentang cita-citanya. Murid ini mengarang. "Nanti jika telah dewasa, ingin memiliki rumah besar diatas sebuah bukit dengan pemandangan yang indah berdampingan dengan villa-villa kecil yang digunakan untuk berehat, banyak pepohonan yang rindang, ada taman bunga dan kebun buah." Setelah dibaca oleh cikgui, cikgu pun menegur. "Yang kamu tulis itu bukan cita-cita, tetapi itu impian yang tidak mungkin terjadi! Maka kamu tulis kembali tentang cita-cita kamu yang sebenarnya." Murid pun menjawab. "Cikgu, ini adalah cita-citaku yang sebenarnya. Ini bukan mi...

Secangkir Teh

Assalamualaikum. Alkisah, di sebuah rumah yang asli dan memiliki kebun yang cantik, tampak kedatangan tamu dari berbagai penjuru. Rupanya mereka beramai-ramai ingin merayakan hari jadi guru yang sangat mereka hormati kerana kebijaksanaannya. Sang guru dengan gembira menyambut kedatangan murid-muridnya. "Selamat datang dan terima kasih atas kedatangan kalian semua. Guru sangat berbahagia kerana masih ingat dengan gurumu yang sudah tua ini dan menyempatkan diri dari jauh untuk datang. Seperti biasa, kalian mengambil sendiri, dan makan makanan yang kalian suka." Sebelum mereka memulakan acara Reuni, salah seorang murid maju kedepan dan berkata, "Guru, saya mewakili kawan-kawan dan mengucapkan selamat hari jadi, semoga guru selalu diberikan kesihatan yang baik, dan umur panjang. Tapi guru, kami merasa ada yang tidak biasa disini. Kenapa cangkir yang guru sediakan bermacam-macam bentuk dan gambarnya. Apakah guru telah mengembangkan ilmu tersendiri, tentang pembuatan sebuah...

Seikat bunga untuk mama

Assalamualaikum. Alkisah, di siang hari yang cukup terik tampak seorang gadis kecil berada di kedai bunga sedang memilih bunga. "Berapa harga setangkai bunga yang ini?" Tanya si gadis sambil menunjuk bunga yang berwarna merah yang segar. "Yang itu harganya Rm 30.00 dik. Mau beli berapa tangkai?". "Oh, kalau yang dibelakangnya berapa harganya bang?". "Yang itu lebih murah sedikit. Rm 25.00." Saat bersamaan ada seorang pemuda yang juga sedang memerhatikan bunga-bunga disitu, dan tanpa sengaja ikut mendengarkan percakapan si gadis dengan penjual bunga. Diam-diam si pemuda memerhatikan duit kecilnya. "Bang, hanya ini duit yang saya punya. Bunga yang mana yang boleh saya beli dengan semua duit ini?" Tanya si gadis sambil mengangsurkan genggaman duit dengan penuh harapan kepada si abang penjual bunga segera pergi mengambil bunga serta duit yang diberikan si gadis. "Adik kecil, abang boleh minta tolong? Pilihkan bunga untuk abang ya....

Kesabaran

Assalamualaikum. Di zaman yang kompetensi ini, perasaan yang mudah marah, buru-buru dan emosi dengan mudah didapat dalam hidup kita. Sehingga bukan cerita baru lagi kalau ada warga kampung yang membakar hidup-hidup seorang pencuri yang tertangkap basah. pada tingkat individu, seperti kita juga semakin ditinggalkan oleh kesabaran. Di sebuah rumah pondok kecil, berdiri anggun di tanah pergunungan yang indah dan hijau. Tinggallah seorang kakek tua yang terkenal kerana kebijaksanaannya. Banyak orang dari berbagai tempat datang kepadanya untuk meminta nasihat. Suatu hari datanglah seornag lelaki yang telah tiga hari lamanya menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Sesampai dihadapan si kakek tua, lelaki itu memohon nasihat tentang bagaimana cara mengendalikan emosi atau amarah yang cepat terbakar dan tidak terkendali. Setelah sejenak memandang lelaki tersebut, sang kakek tua pun berkata, "Wahai anak muda, setiap kali engkau tersinggung, marah, atau terpancing emosi. Ingatlah ...

Maafkan Aku

Assalamualaikum. Hari demi hari berlalu bersamamu, kini ku sedar banyak kesalahan yang telag aku lakukan. Setelah terlalu sebentar mendampingi dirimu, mungkin akhir cerita telah tiba. Setelah terlalu lama kau menyiksa diri dengan menyimpan perasaan amarah, perasaan benci, perasaan itupun akhirnya terpaksa kau ungkapkan. Dan akhirnya aku yang dipersalahkan. Salahku apa? Salahku kerana tidak dapat menjadi seperti dia. Dia yang selama ini kau puja, dia yang selama ini kau dambakan. Hanya kerana aku tak mampu menjadi dia disaat awal cerita kita, semua yang aku lakukan terlihat salah dimatamu. Kenapa kau tidak memberikan aku peluang untuk melangkah jauh dengan kakiku sendiri? Kau ingin aku melangkah dengan mengikuti jejak kakinya yang kau dambakan. Aku juga ingin melangkah dengan jalanku sendiri, dengan jejak kaki yang baru yang aku buat. Tapi apa? Aku tak mampu menjadi yang kau inginkan dan akhirnya kau pun membanding-bandingkan aku dengannya. Tahukah engkau betapa sakitnya hatiku set...