Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2013

Kue-kue Kekuasaan

Assalamualaikum. Kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan oleh seseorang atau kelompok guna menjalankan kewenangan tersebut sesuai dengan kewenangan yang diberikan, kewenangan yang tidak boleh dijalankan melebihi kewenangan yang diperoleh, atau kemampuan seseorang atau kelompok untuk memengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan pelaku (Miriam Budiardjo, 2002) atau kekuasaan merupakan kemampuan memengaruhi pihak lain untuk berfikir dan berperilaku sesuai dengan kehendak yang memengaruhi (Ramlan Surbakti, 1992). Ini adalah definisi/arti dari kekuasaan. Banyak orang yang sanggup melakukan apa saja untuk mendapatkan Kekuasaan seperti yang dimaksudkan dari kata di atas. Oleh itu, hari ini aku akan membicarakan tentang "Kue-kue Kekuasaan". Pada saat orang sanggup melakukan apa saja demi mendapatkan kekuasaan itu, mereka yang tadi sanggup melakukan apa saja telah menjanjikan kue-kue penyedap "lidah" kepada mereka. Di sinilah "Kue-kue...

Pengorbanan IBU

Assalamualaikum. Ingatkah sebelum kau di kandung seseorang ibu sudah menginginkan kau ada. Saat kamu di dalam kandungan, seorang ibu sudah mulai menyayangimu. Sebelum kau keluar dari kandungan, seorang ibu rela mati untukmu. Dan akhirnya, kamu pun menangis. Hari demi hari di lalui dengan penuh tangis. Dan saat kamu tertidur, mimpimu sangatlah indah. Dan ingatkah saat kamu terbangun? Hanya seorang ibu yang selalmu disisimu. Harus kau ingat saat kau sedang berjalan, kau selalu terjatuh. Apakah kamu ingat? Seorang ibu yang selalu membangunkanmu. Sadarkah itu? Saat ibumu berkata dengan keras, kamu balas jauh lebih keras. Kamu juga pernah menutup pintu dengan keras. Tahukah kamu? Saat itu ibumu sangat merasa bersalah. Hingga kamu dewasa saat ia menyuruhmu, kamu selalu mengatakan "Malas". Saat ia mengajakmu untuk pergi, kamu menolaknya karena kamu lebih memilih pergi dengan temanmu. Saat kamu dibelikan pakaian, kamu pun menolak dan bekata "Pakaian seperti apa ini?" Ing...

Jangan berputus asa

Assalamualaikum. Setiap dari kita di bumi ini memilikinya. Keupayaan untuk memimpin dan menjadi contoh pada yang lain. Adakalanya apa yang kita lakukan terasa kecil dan tidak bermakna. Akan tetapi ingat, riak-riak air yang kecil boleh bercantum lalu menjadi ombak besar yang tidak terhalangi lagi. bermulalah dengan satu langkah kecil, jangan biarkan yang lain menghalang anda. Ikuti jalan diri anda. Mungkin ada yang ketawa, biarkan. Ramai yang akan mengikut nanti. Jangan sesekali berputus asa. Kejayaan adalah suatu usaha berterusan setelah mereka yang lain sudah berhenti dari mengejarnya. Rasa takut hanya menjadikan manusia itu kerdil. Berlarilah ke arah rasa takut anda. Raikannya di seberang takut terbesar anda ternanti hidup anda yang terhebat. Bangkitlah dari duduk, masuklah ke gelanggang, bermainlah dengan kehidupan. Ambil risiko, lompatlah dan jaring penyelamat pun akan muncul. Sentiasalah berfikiran positif. Apa yang anda fikirkan adalah siapa diri anda yang akan anda jadi. Impi...

Andai aku dimakamkan hari ini

Assalamualaikum. Hari ini aku mati. Tubuhku ditutup tanah. Perlahan semua pergi meninggalkanku. Masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka. Aku sendiri, oh aku sendiri di sini. Tanpa teman, tanpa siapapun di sini. Kemana orang tuaku? Kemana saudaraku? Kemana teman-temanku oh Tuhan? Aku sendiri, aku sendiri di sini ketakutan. Aku sendiri di tempat gelap yang tak pernah terbayangkan di benakku. Aku sendiri, tolonglah aku keluar dari sini. Aku tak sanggup, aku takut. Aku sendiri menunggu pertanyaan malaikat. Malaikat belahan hati, belahan jiwa. Aku sendiri, semua telah pergi. Belahan hatiku, belahan jiwaku pun ikut pergi meninggalkanku. Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain, aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka. Saat keluargaku menangis, sangat pedih. Aku pun demikian. Tak kalah sedih tetapi aku tetap sendiri. Aku sendiri di sini menunggu perhitungan. Menyesal, aku menyesal! Menyesal sudah tak mungkin. Taubatku tak lagi dianggap dan maafku tak pernah didengar. Aku b...

Siapa dirimu?

Assalamualaikum. Menurutku, ada sesuatu yang menggelikan tentang diri sendiri. Setiap hari kamu harus bangun dan menjadi orang yang sama. Agak lucu apabila bangun dan menemukan bahwa kita memiliki ciri dan sifat yang sama dengan ketika naik ke tempat tidur malam sebelumnya. Sebagian orang menganggap diri kita berkembang setiap waktu. Ketika ulat rekaan Lewis Carroll bertanya kepada Alice di Negeri Ajaib (Alice In the Wonderland), "Siapakah kamu?" Jawabannya sangat jujur:"Aku kurang tahu. Sekarang ini, setidaknya aku tahu siapa diriku sebelumnya. Waktu bangun tidur pagi tadi, tapi menurutku aku sudah berubah beberapa kali sejak itu." Orang lain mengira mustahil kita berubah - bahwa diri kita ini sudah takdir. "Jika Tuhan menginginkan aku bukan seperti ini, Dia akan menciptakan aku seperti yang lain itu." tutur penulis Jerman, Johann Wolfgang von Goethe. Siapakah dirimu bakal menjadi siapakah kamu nanti? Untuk menemukan jawabnya, perhatikan orang-orang se...

Lupakanlah Aku

Assalamualaikum. Jalanilah hidupmu seperti saat kau belum mengenalku, agar engkau terbebas dari beban ini. Aku tak ingin kau terkurung dalam lingkarang penyesalan. Kini kau bebas. Bebas menentukan langkahmu. Kemanapun arah yang kau mau, aku tak akan lagi mengusik hidupmu. Kalau memang semua itu akan kau simpan, usahakanlah jangan kau kenang. Biarlah semua menjadi cerita usang yang terkubur di masa lalu. Lupakanlah aku. Sambutlah hari barumu. Lukislah bintang pada senja temarammu, hingga malam menjemputmu penuh kebahagiaan. Entah apa yang sedang aku fikirkan saat ini. Yang ku tau, kau sedang merana dalam kesengsaraan yang terbuat dari ku. Mungkin baiknya kau lupakan saja aku yang selalu menyakitimu. Selalu membuatmu gelisah. Selalu membuatmu gundah. 

Tiga Hari Dalam Hidup

Assalamualaikum. HARI KEMARIN Kita tidak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi. Kita tidak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan. Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin. [Biarkan hari kemarin lewat, lepaskan saja] HARI ESOK Hingga mentari esok hari terbit, kita tak tau apa yang akan terjadi. Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari. Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari. [Esok hari belum tiba, biarkan saja] YANG TERSISA HANYALAH HARI INI Pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan pun belum tiba. Pusatkan saja diri kita untuk hari ini. Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mampu memanfaatkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.  Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan fikiran yang rumit. Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi. Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan ra...

Lilin Kehidupan

Assalamualaikum. Ada empat lilin yang menyala. Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi hingga terdengarlah percakapan mereka. Yang pertama berkata, "Aku adalah perubahan. Namun manusia tak mampu berubah, maka lebih baik aku mematikan diriku saja"! Yang kedua berkata, "Aku adalah iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mampu mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala". Dengan sedih, giliran lilin ketiga berkata, "Aku adalah cinta. Tak mampu lagi aku untuk menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna. Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintai, membenci keluarganya". Tanpa terduga. Seseorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata. "Apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan". Lalu ia menangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu lilin keempat berkata, "Jangan ta...

Keluhanku

Assalamualaikum. Hari ini, aku ingin menyampaikan keluhan hati yang tak berani ku sampaikan padanya. Aku takut sampaikan sebab aku jaga perasaan dia. Aku hanya ingin dia juga dapat menjaga perasaanku, jaga hatiku dan cintaku, dan hargai aku. Bukannya aku tak pandai jaga semua itu, tapi semuanya bergantung dari dia. Aku dapat bertahan dengannya jika dia dan aku menjaga semua itu. Bukannya aku ingin penarai dia dalam hidupku dengan aturan-aturan yang aku buat, tapi itu semuanya agar hubungan ini dapat berkekalan seperti dia dan aku inginkan. Aku tau kalau dia belum menjadi milikku sepenuhnya, tapi tidak juga dia bebas untuk melakukan apa yang dia suka selagi dia masih bersamaku. Bukankah aku pernah katakan kalau aku orangnya seperti apa? Tapi mengapa dia masih tida dapat menjaga semua itu? Atau aku yang terlalu sering berfikiran yang bukan-bukan padanya? Tapi itu semua karena aku takut kehilangan dia, takut dia pergi ke lain hati karena kelalaianku. Tapi entahlah. Aku tak berani membe...

Diriku bukanlah dirimu

Assalamualaikum. Aku ingin bisa menjadi sepertimu yang bisa terus untuk bertahan seperti pecahan batu. Namun aku tak sekuat bongkahan batu itu. Aku tak sederas aliran air. Aku hanya rapuh bagaikan kapas. Aku bagaikan kayu yang tak mempunyai dahan. Entah apa yang ada didalam fikiran sekarang, aku hanya diam tanpa ada harapan. Kau lupa akan satu hal padaku. Kau lupa atas apa yang aku ucapkan dahulu padamu. Lupa apakah itu yang ada didalam ingatanmu sekarang. Lalu ketegasan yang telah kau buktikan padaku. Aku tau apa yang kau lakukan itu benar, namun aku tak seperti dirimu. Aku berbeda denganmu. Aku sangat rapuh bila didekatmu. Aku tak berdaya dan aku mulai melemah.

HITAM

Assalamualaikum. Resah dan gelisah sehingga aku tak mampu untuk melelapkan mata walau hanya sejenak. Dan disaat aku mencoba untuk menutup mata, yang ku lihat hanyalah kegelapan. Seperti itulah yang aku rasakan saat ini. Hitam tanpa ada warna. Aku berharap akan ada seseorang yang akan mengubah warna hitam itu menjadi warna yang indah seperti warna pelangi. Tapi siapakah dia? Aku pun tak tau. Ada seseorang yang membuat aku tertarik untuk mendekatinya, tapi mampukah dia coba mengubah warna hitam tadi menjadi warna yang indah? Mampukah dia membuat kegelapan itu menjadi sesuatu yang cerah? Walaupun dia tak mampu mengubah warna hitam itu menjadi indah, cukup dia menjaga aku dari kegelapan tadi. Karena aku tak menghadapi itu semua sendirian. Yang aku rasakan hanyalah sebuah kesunyian walaupun aku berada ditengah keramaian. Didalam terangnya dunia, aku hanya melihat diriku yang begitu gelap, tak bercahaya dan tak berwarna. Karena begitu gelapnya, matahari dan rembulan pun tak mampu menerang...

Mengingat kematian

Assalamualaikum. Lihat detak jantungmu, amatilah, hayatilah, berdetakkah dia? Bekerjakah dia? Atau berhenti? Betapa kita hidup tak lama, begitu banyak kesempatan yang kau berikan. Berjuta sayang dan kasihMu ya Rabb. Tapi nyatanya kita tak dapat memanfaatkannya. Betapa banyak kesalahan yang kita perbuat, betapa banyak dosa yang kami lakukan. Aku insan yang berdosa. Betapa banyak dusta dan nista yang kami kerjakan. Betapa angkuh dan sombongnya diri kami Ya Rabb. Tahukah kawan, tat surya ini hanya debu-debu kehidupan. Apalagi kita? Kita debunya debu. Siap menerima siksaan keji algojo? Siap mencicipi kobaran api jahanam? Atau inin kemakmuran di Firdaus? Nyawa kita dapat diangkat kapan saja. Entah tahun depan, Besok, mungkin juga SEKARANG.

Cinta

Assalamualaikum. Kita lahir hanya dengan satu hati. Jauh didalam diri kita mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta yang diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia. Biarlah kita dicinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah. Cinta bukanlah paksaan dan sayang bukanlah mainan. Tapi cinta kadang memaksa dan sayang terkadang mempermainkan. Cinta itu memang indah, terkadang membuat kita bahagia, dan terkadang membuat kita menderita. Jagalah cintamu sebaiknya, jangan biarkan satu pun yang menyakiti cintamu. Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar dibibir dan bukannya dihati yang mampu melumatkan seluruh jiwa raga. Manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati luka dihati orang yang mendengarnya. Bila ia disebut cinta maka bukan pengkhianatan. Bila ia...

Sahabat

Assalamualaikum. Sahabat, aku dan kamu. Kita ditakdirkan bertemu biarpun kita sebelum ini tak mengenali budi pekerti. Namun, karena anugrah pertemuan ini, kita boleh saling memahami. Mendalami dan mendampingi. Kini ikatan suci ini sama kita sirami, sama kita hayati, demi menuju redhaMu Illahi. Biarpun kadang-kadang ada waktunya kita berduka, ada waktunya kita boleh tertawa, dan inilah juga pahit manis yang harus kita lalui bersama. Semakin kita menempuh kedewasaan ini, semakin utuh ikatan ini terpatri. Kata orang, berhati-hati memilih sahabat. Karena mungkin sahabat terdekat adalah musuh paling ketat. Mungkin juga sahabat yang dibenci, adalah sahabat yang paling memahami. Memang benar wahai sahabatku, manusia itu bukan sempurna. Tak boleh memiliki segalanya. Biarlah kita terima seadanya. Walau siapa juga yang mendampingi kita. Sahabat, dalam meniti perjalanan ini, yang buruk kita jauhi dan yang baik kita jadikan inspirasi. Karena dilahirkan insan itu untuk saling melengkapi. Kirany...

Saatku telah tiba

Assalamualaikum. Saatku telah tiba, berpisah dengan bumi. Tubuhku terjabur kaku. Tak ada satu pun kata yang bisa terucap. Kala itu aku hanya diam membisu menanti saat yang mengerikan. Tubuhku di usung oleh para kerabatku, di usung ke suatu tempat. ALAM KUBUR. Perlahan tubuhku dimasukkan ke liang lahat. Tubuhku pun mulai di timbun tanah, mereka yang mengiringi jenazahku satu persatu mulai pergi, juga keluarga yang ku cintai. Kini aku sendiri, sunyi, sepi. Hanya amal yang menemaniku dalam kesendirian ini. Orang tua yang belum sempat ku balas jasanya. Tiada yang boleh ku ajak untuk menemaniku. Menyesal, sudah tak mungkin. Taubat, tak lagi diterima. Dan maaf pun, tak mungkin terdengar. Aku sendiri harus bertanggungjawab dengan apa yang pernah aku lakukan. Dia menangis, sedih karena kehilanganku. Dia bingung menghadapi semuanya tanpaku. Dia bingung karena aku telah meninggalkannya. Jika di beri aku kesempatan lagi, jika kau pinjamkan beberapa hari milikmu. Beberapa hari saja, aku akan me...

Saat kau bertemu

Assalamualaikum. Saat bertemu kawan yang dapat dipercayai, rukunlah bersamanya. Karena seumur hidup kita, kawan sejati susah untuk di jumpa. Saat bertemu penolongmu, ingatlah untuk berterima kasih padanya. Karena dialah yang membantu mengubah hidupmu. Saat bertemu orang yang pernah kau cintai, tersenyumlah dengan wajar. Karena dialah yang membuatmu lebih mengerti tentang cinta. Saat bertemu orang yang pernah kau benci, sapalah dengan senyuman. Karena dialah yang membuat menjadi semakin teguh dan kuat. Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, berbaik-baiklah dan berbincanglah dengannya. Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini. Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, berterima kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu. Karena dia adalah bagian dari nostalgiamu. Saat bertemu dengan orang yang pernah salah faham terhadapmu, gunalah saat tersebut untuk menjelaskannya. Karena engkau mungkin hanya mempuai satu kesempatan untuk menjelaskan pa...

Persahabatan

Assalamualaikum. Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu kawan yang mementingkan diri sendiri. Persahabatan sering membawa beberapa masalah, tetapi persahabatan sejati boleh mengatasi masalah itu bahkan tumbuh bersama sifatnya. Persahabatan tidak terjalin secara automatis, tetapi memerlukan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi. Begitulah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka. Dihibur, disakiti, diperhatikan, dikecewakan, didengar, diabaikan, dibantu dan ditolak. Namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan. Justeru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak akan membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Semua orang pasti memerlukan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkann...

Bersyukurlah dengan apa yang anda miliki

Assalamualaikum. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, fikirkanlah tentang seseorang yang tak dapat berkata-kata sama sekali (bisu). Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, fikirkanlah tentang seseorang yang tak mempunyi apa-apa untuk dimakan. Sebelum kamu mengeluh tidak mempunyai apa-apa, fikirkanlah tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan. Sebelum kamu mengeluh bahwa nasib kamu buruk, fikirkanlah tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk dalam hidupnya. Sebelum kamu mengeluh tentang kekasihmu, fikirkanlah tentang seseorang yang terus memohon kepada Allah untuk diberikan pendamping hidup. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidup mu, fikirkanlah tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantu rumahmu tak melakukan tugasnya, fikirkanlah tentang seseorang yang tinggal di jalanan. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, fikirkanlah tentang seseora...

Ibu

Assalamualaikum. Saat getir, ibu bertarung nyawa untuk melahirkan aku. Ibu menyayangiku bagai menatang minyak yang penuh. Ibu, bergenang air mataku. Terbayang wajahmu yang redup sayu, kudusnya kasih yang engkau hamparkan bagaikan lautan yang tak bertepian. Biarpun kepahitan telah engkau rasakan, tidak pun kau merasa jemu. Mengasuh dan mendidik anakmu ini, dari kecil hingga dewasa. Hidup mu kau korbankan biar pun dirimu telah terkorban. Tak dapat ku balas akan semua ini. Semoga Tuhan memberkati kehidupan mu ibu. Ibu, kau ampunilah dosaku andainya pernah menghiris hatimu. Restu mu yang amat ku harapkan kerana di situ letak syurgaku. Tabahnya hati saat melayani kenakalan anakmu, sehingga kau mengajarkan ku arti kesabaran. Kau bagai pelita di kala ku kegelapan menyuluh jalan kehidupan. Kasih sayangmu sungguh bernilai, itulah harta yang kau berikakn. Ibu, dengarkanlah rintih hari ku untuk mu ibu. Kasihanilah Tuhan, ibu yang telah melahirkan diriku. Bagaikan kasih ibu sewaktu kecilku. Mog...